Hari ke-12 Banjir Kabupaten Banjar, Ribuan Paket Bantuan Terus Mengalir ke Sungai Tabuk dan Astambul

Banua Tv, Banjar – Memasuki hari ke-12 masa penanganan banjir, Pemerintah Kabupaten Banjar kembali menegaskan komitmennya dalam memastikan kebutuhan dasar warga terdampak tetap terpenuhi.
Bupati Banjar melalui jajaran perangkat daerah menyalurkan ribuan paket bantuan logistik ke wilayah yang masih tergenang di Kecamatan Sungai Tabuk dan Kecamatan Astambul.
Distribusi bantuan tersebut merupakan bagian dari penanganan berkelanjutan yang dilakukan Pemkab Banjar melalui koordinasi lintas sektor.
Penyaluran logistik difokuskan pada wilayah dengan tingkat genangan yang masih cukup tinggi, sekaligus disesuaikan dengan hasil pendataan kebutuhan di lapangan agar bantuan tepat sasaran.
Di Kecamatan Sungai Tabuk, bantuan disalurkan ke tiga desa, yakni Desa Gudang Hirang sebanyak 900 paket, Desa Sungai Bakung 550 paket, dan Desa Abumbun Jaya 550 paket.
Sementara di Kecamatan Astambul, warga Desa Pingaran Ulu menerima 560 paket bantuan dan Desa Pingaran Ilir sebanyak 547 paket.
Untuk memperlancar distribusi, Pemkab Banjar membagi tim penyalur menjadi dua kelompok. Tim pertama dikoordinir oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) dengan pendampingan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil). Sementara tim kedua dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar bersama Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta OPD terkait lainnya.
Meski proses penyaluran harus dilakukan hingga malam hari dan petugas menghadapi genangan air setinggi paha orang dewasa, upaya tersebut tetap dijalankan demi memastikan bantuan diterima langsung oleh warga.
Sejumlah armada kendaraan dari berbagai OPD turut dikerahkan untuk mendukung kelancaran distribusi di wilayah terdampak.
Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar, Yudi Andrea menegaskan bahwa pelayanan dapur umum akan terus beroperasi selama masa tanggap darurat masih berlaku.
“Layanan dapur umum selama masa tanggap darurat harus tetap berjalan. Seperti pada tanggap darurat sebelumnya, kami menjamin kebutuhan masyarakat tetap terlayani,” ujarnya saat konferensi pers di Aula Mini Barakat, Martapura, Sabtu (10/1/2026).
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banjar, Wasis Nugraha, menyampaikan bahwa banjir masih berdampak luas di wilayah Kabupaten Banjar. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 124 desa dan kelurahan di 10 kecamatan masih terdampak, dengan jumlah pengungsi mencapai 2.879 jiwa.
“Kita melihat bencana banjir masih berdampak pada kehidupan dan penghidupan masyarakat. Oleh karena itu, sesuai hasil rapat tim, status tanggap darurat diperpanjang selama tujuh hari ke depan,” kata Wasis.
Ia juga mengapresiasi dukungan berbagai pihak dalam penanganan banjir yang masih berlangsung.
“Alhamdulillah, pemerintah juga didukung seluruh elemen masyarakat, baik organisasi kemasyarakatan, legislatif, maupun seluruh jajaran SKPD yang rutin menyalurkan bantuan hingga hari ini,” tambahnya.
Melalui sinergi lintas perangkat daerah dan dukungan berbagai elemen masyarakat, Pemkab Banjar menegaskan akan terus hadir mendampingi warga terdampak hingga kondisi berangsur pulih dan aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal.


