Perajin purun dan eceng gondok Desa Gulinggang, Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan, studi tiru ke Galeri Kembang Ilung di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU). Foto: Mc.Balangan
in , ,

Gali Inspirasi Usaha, Perajin Gulinggang Kunjungi Galeri Kembang Ilung di HSU

Banua Tv, Balangan – Sejumlah perajin purun dan eceng gondok Desa Gulinggang, Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan, mengikuti kegiatan studi tiru ke Galeri Kembang Ilung di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU). 

Kunjungan itu menjadi langkah lanjutan setelah pelatihan kerajinan yang digelar pemerintah desa, sekaligus upaya mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.

Ketua TP PKK Desa Gulinggang, Arbainah menegaskan kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen desa untuk memastikan warga mampu memanfaatkan keterampilan yang telah diperoleh.

“Kami ingin peserta tidak berhenti di pelatihan, tetapi mampu mengembangkan keterampilan menjadi usaha produktif,” jelas Arbainah, Kamis (27/11/2025).

Kegiatan studi tiru berlangsung penuh antusias. Para peserta berkesempatan melihat langsung proses produksi di Galeri Kembang Ilung, salah satu sentra kerajinan unggulan Kalimantan Selatan yang dikenal mengembangkan produk ramah lingkungan berbahan purun dan eceng gondok.

Produk seperti tas, tikar, tempat penyimpanan, dan berbagai aksesori rumah tangga menjadi contoh nyata keberhasilan galeri tersebut dalam mengolah bahan alam lokal menjadi kerajinan bernilai jual tinggi.

Dalam kunjungan ini, para pengrajin Gulinggang disambut hangat oleh pengelola galeri. Mereka berbagi pengalaman perjalanan usaha, mulai dari awal berdiri hingga mampu menjangkau pasar yang lebih luas. 

Melalui sesi diskusi dan demonstrasi, peserta mempelajari proses produksi secara langsung, termasuk pemilihan bahan baku, teknik pengeringan, pewarnaan alami, serta pengolahan menjadi produk modern tanpa meninggalkan sentuhan tradisional.

Para peserta juga mendapatkan pengetahuan mengenai strategi pemasaran, penggunaan branding, hingga pemanfaatan media sosial seperti Instagram dan Facebook untuk menjangkau konsumen, terutama kalangan muda.

“Melihat langsung Galeri Kembang Ilung mengelola produk mereka membuat kami semakin yakin purun dan eceng gondok memiliki nilai ekonomi tinggi. Dengan kerja keras dan kreativitas, kami juga bisa seperti mereka,” kata Ayu, salah satu peserta studi tiru.

Tak hanya berdiskusi, para peserta juga diberi kesempatan untuk mencoba membuat produk sederhana, seperti sedotan purun dan sandal hotel berbahan eceng gondok.

Program ini turut mendapat dukungan Adaro Group melalui Balangan Coal. Harapannya, studi tiru ini menjadi langkah awal terbentuknya wirausaha baru di Desa Gulinggang yang lebih inovatif dan berdaya saing.

Dengan kolaborasi, kreativitas, dan semangat gotong royong, masyarakat Desa Gulinggang optimistis kerajinan purun dan eceng gondok dapat berkembang sebagai identitas ekonomi kreatif berkelanjutan di daerah mereka.

Tinggalkan Balasan

Remaja di Balangan Kecanduan Aroma Pertalite, BNNK Lakukan Rujukan ke RSJ Sambang Lihum

DKPP Banjar Salurkan Vitamin hingga Uji Sampel untuk Pulihkan Wabah KHV