in ,

Diskominfo Kalsel Percepat Transformasi Digital, Hadirkan Layanan Publik Terintegrasi dan Transparan

Diskominfo Kalsel Percepat Transformasi Digital, Hadirkan Layanan Publik Terintegrasi dan Transparan

~ Advertisements ~

Banua Tv, Banjarbaru – Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan Selatan terus mendorong percepatan transformasi digital sebagai langkah strategis dalam meningkatkan efisiensi tata kelola pemerintahan sekaligus kualitas layanan publik.

Upaya tersebut diwujudkan melalui pengembangan sejumlah aplikasi unggulan yang kini tengah dipersiapkan. Di antaranya e-Performance System untuk mengukur kinerja pegawai secara terstruktur, Rakat Banua sebagai platform layanan terpadu (gateway) bagi masyarakat, Sistem Informasi Manajemen Kerja Sama Daerah untuk mendigitalisasi proses kerja sama antar daerah, serta Website Template bagi instansi yang belum memiliki situs resmi.

Kepala Diskominfo Kalsel, Muhamad Muslim melalui Kepala Seksi Pengembangan Aplikasi, Muhammad Dong, menjelaskan bahwa pengembangan ini dilatarbelakangi oleh berbagai kebutuhan, mulai dari perubahan regulasi terkait Tunjangan Tambahan Penghasilan (TPP) hingga kebijakan perpajakan yang terus berkembang.

Selain itu, layanan publik di Kalimantan Selatan dinilai masih tersebar dan belum terintegrasi dalam satu platform terpadu, sementara proses manual dalam kerja sama daerah juga dianggap kurang efisien dan belum optimal dari sisi transparansi.

“Aplikasi-aplikasi baru ini menawarkan integrasi yang lebih baik dengan sistem pemerintahan yang sudah ada, seperti SIMPEG, e-Absen, dan SIM Gaji. Akurasi data dalam perhitungan TPP dan pajak menjadi fokus utama guna menjamin kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku,” ujar Muhammad Dong, di Banjarbaru, Rabu (26/3/2026).

Lebih jauh, inovasi ini juga diarahkan untuk mendukung peningkatan indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di Kalimantan Selatan. Digitalisasi menjadi kunci dalam mewujudkan pemerintahan yang lebih transparan, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Untuk menjaga keberlanjutan sistem, Diskominfo Kalsel menerapkan strategi pemutakhiran secara berkala dengan arsitektur yang fleksibel dan scalable, sehingga mudah dikembangkan sesuai kebutuhan di masa mendatang.

“Tak hanya dari sisi teknologi, Diskominfo juga menggencarkan sosialisasi dan pelatihan bagi pengguna serta menjamin aspek keamanan dan legalitas distribusi platform digital tersebut,” tegasnya.

Dengan berbagai inovasi tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan optimistis dapat menghadirkan layanan publik yang lebih cepat, mudah diakses, dan transparan, sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kinerja pemerintah daerah.

Tinggalkan Balasan

BPBD Kalsel Siagakan Antisipasi Karhutla 2026, Daerah Diminta Tingkatkan Kewaspadaan Dini

Haul Datu Kalampayan, Wagub Kalsel Ajak Amalkan Ajaran