Foto: MC Kalsel
in , ,

Disdikbud Kalsel Perkuat Kualitas Lulusan SMK, Fokus Disiplin hingga Peluang Kerja Global

Disdikbud Kalsel Perkuat Kualitas Lulusan SMK, Fokus Disiplin hingga Peluang Kerja Global

~ Advertisements ~

Banua Tv, Banjarbaru – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Selatan terus memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) lulusan satuan pendidikan, khususnya Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Banua.

Komitmen tersebut disampaikan melalui Kepala Bidang Pembinaan SMK Disdikbud Kalsel, Firna Arsika, yang mewakili Kepala Disdikbud Kalsel, Abdul Rochim. 

Ia mengungkapkan bahwa berdasarkan penilaian Dunia Usaha, Dunia Industri, dan Dunia Kerja (Dudika), masih terdapat sejumlah aspek kebekerjaan yang perlu diperkuat pada peserta didik.

Aspek tersebut meliputi kedisiplinan, etos kerja, budaya kerja, hingga etika kerja yang dinilai menjadi faktor penting dalam kesiapan lulusan memasuki dunia kerja.

“Hal ini menjadi perhatian kami. Untuk itu, Disdikbud Kalsel akan menggandeng Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi guna melakukan sosialisasi peningkatan kapasitas peserta didik secara bertahap, sesuai kebutuhan dunia kerja. Kegiatan ini direncanakan berlangsung pada triwulan kedua tahun 2026,” ujarnya, Banjarbaru, Rabu (25/3/2026).

Selain itu, Disdikbud Kalsel juga menyiapkan berbagai program strategis pada tahun 2026 untuk mendukung kebijakan pemerintah pusat, khususnya dalam membuka peluang kerja hingga ke luar negeri. Seluruh SMK, baik negeri maupun swasta, telah difasilitasi untuk mengusulkan program yang relevan dengan kebutuhan tersebut.

Di sisi lain, evaluasi terhadap pola kerja sama antara satuan pendidikan dengan Dudika juga terus dilakukan. Langkah ini bertujuan untuk mengoptimalkan kemitraan agar lebih efektif dan memberikan manfaat yang saling menguntungkan.

Untuk memperkuat kolaborasi tersebut, Disdikbud Kalsel berencana menggandeng Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah (Pemotda) dalam memfasilitasi penyusunan kerja sama dengan pihak industri. Selain itu, sinergi juga dilakukan bersama Bappeda dalam penyusunan Peraturan Daerah (Perda) tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP).

Firna menjelaskan, regulasi yang ada saat ini dinilai belum sepenuhnya mengakomodasi kebutuhan satuan pendidikan, khususnya SMK. Oleh karena itu, Perda TJSLP diharapkan mampu menjadi payung hukum sekaligus membuka ruang dukungan lebih luas dari dunia usaha.

“Melalui Perda TJSLP, diharapkan dapat teridentifikasi kebutuhan satuan pendidikan, khususnya SMK, sekaligus membuka peluang kerja bagi lulusan melalui kolaborasi berkelanjutan dengan Dudika,” jelasnya.

Ia berharap seluruh pemangku kepentingan dapat memahami dan mendukung arah kebijakan tersebut, sehingga implementasinya dapat berjalan optimal. 

Dukungan dari program pemerintah pusat maupun kontribusi perusahaan melalui CSR diharapkan mampu meningkatkan Standar Pelayanan Minimal (SPM) pendidikan, khususnya dalam mendorong serapan tenaga kerja lulusan SMK serta meningkatkan kepuasan dunia kerja terhadap kualitas lulusan.

Tinggalkan Balasan

Wali Kota Lisa: Kualitas Pelayanan Publik Tidak Boleh Turun Pasca Libur Panjang

LKPJ 2025 Disampaikan, Pemprov Kalsel Ungkap Capaian Positif hingga Tantangan Krusial