in , ,

BPBD Kalsel Siagakan Antisipasi Karhutla 2026, Daerah Diminta Tingkatkan Kewaspadaan Dini

BPBD Kalsel Siagakan Antisipasi Karhutla 2026, Daerah Diminta Tingkatkan Kewaspadaan Dini

~ Advertisements ~

Banua Tv, Banjar  Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kalimantan Selatan resmi mengeluarkan surat edaran peningkatan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tahun 2026.

Edaran yang ditandatangani Kepala BPBD Kalsel, Ronny Eka Saputra, tersebut menjadi langkah antisipatif menghadapi potensi kekeringan yang dapat memicu terjadinya karhutla di berbagai wilayah Kalimantan Selatan.

Dalam surat bernomor 300.2.3/365/BPBD/2026, BPBD Kalsel menginstruksikan seluruh BPBD kabupaten/kota untuk meningkatkan kesiapsiagaan melalui pemantauan kondisi wilayah secara intensif, memperkuat koordinasi lintas sektor, serta memastikan kesiapan personel dan peralatan penanggulangan bencana.

Langkah ini merupakan tindak lanjut dari kebijakan pemerintah pusat terkait kesiapsiagaan pengendalian karhutla tahun 2026. 

Ronny menegaskan bahwa pemerintah daerah juga diminta untuk mengambil langkah antisipatif dan mitigasi sesuai dengan kewenangan masing-masing.

Selain itu, pemerintah daerah didorong untuk mempertimbangkan penetapan status siaga darurat bencana karhutla apabila kondisi di lapangan memenuhi kriteria atau berpotensi menimbulkan dampak yang lebih luas.

“Apabila status siaga darurat atau tanggap darurat telah ditetapkan, maka seluruh upaya penanggulangan harus dilakukan secara terkoordinasi sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk berkoordinasi dengan BPBD provinsi,” ujarnya di Banjarbaru, Rabu (25/3/2026).

Lebih lanjut, BPBD kabupaten/kota juga diminta untuk menyampaikan laporan secara berkala terkait perkembangan kondisi wilayah serta potensi kejadian karhutla.

“Hal ini penting sebagai dasar pengambilan kebijakan dan langkah penanganan yang cepat dan tepat di tingkat provinsi,” ungkapnya.

Melalui edaran tertanggal 16 Maret 2026 tersebut, BPBD Kalsel berharap seluruh pemangku kepentingan dapat meningkatkan kewaspadaan sejak dini, sehingga risiko serta dampak kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Selatan dapat diminimalkan secara optimal.

Tinggalkan Balasan

Pemkab Banjar Perkuat Transparansi Hibah, Wabup Tegaskan Wajib Gunakan SIPD

Diskominfo Kalsel Percepat Transformasi Digital, Hadirkan Layanan Publik Terintegrasi dan Transparan