Aruh Pemuda 2026 Pilih Tiga Isu Prioritas, Pengawalan Berlanjut Sepanjang 2027
in , , ,

Aruh Pemuda 2026 Pilih Tiga Isu Prioritas, Pengawalan Berlanjut Sepanjang 2027

Aruh Pemuda 2026 Pilih Tiga Isu Prioritas, Pengawalan Berlanjut Sepanjang 2027

Banua Tv,Banjarbaru – Aspirasi generasi muda yang dihimpun melalui Aruh Pemuda 2026 Kalimantan Youth Conference akan ditindaklanjuti melalui pengawalan tiga isu prioritas sepanjang 2027. Rangkaian tindak lanjut direncanakan mencakup Wiki Marathon, kurasi, dialog kebijakan, penyusunan policy brief, hingga upaya implementasi.

Kegiatan yang digelar BASAibu Wiki Kalimantan di Gedung KH Idham Chalid, Banjarbaru, Rabu (28/10/2026), tersebut menjadi ruang bagi organisasi kepemudaan, mahasiswa, pelajar, dan berbagai kalangan untuk bertukar gagasan serta merumuskan rekomendasi atas persoalan yang dihadapi masyarakat.

Pelaksanaan Aruh Pemuda 2026 mendapat dukungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kalsel. Forum ini membahas beragam persoalan yang berkaitan dengan lingkungan, kepemudaan, kebudayaan, literasi digital, dan kesenjangan pendidikan.

Ketua BASAibu Wiki Kalimantan, Hudan Nur, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut membahas 10 tema yang dikelompokkan ke dalam lima isu utama. Pembahasan diarahkan untuk menghasilkan rekomendasi yang dapat ditindaklanjuti secara kolaboratif.

“Pembahasan tersebut diarahkan untuk menghasilkan rekomendasi yang dapat ditindaklanjuti bersama,” kata Hudan.

Ia mengatakan, proses kegiatan tidak hanya berhenti pada diskusi. Peserta juga merumuskan rekomendasi, mengidentifikasi pihak-pihak yang dapat terlibat, serta menentukan isu yang akan menjadi perhatian pada tahun berikutnya.

“Melalui mekanisme pemungutan suara, tiga isu prioritas akan dipilih untuk dikawal sepanjang 2027. Isu-isu tersebut selanjutnya akan ditindaklanjuti melalui Wiki Marathon yang direncanakan berlangsung pada Februari hingga April 2027, kemudian dilanjutkan dengan proses kurasi, dialog kebijakan, penyusunan policy brief, dan upaya implementasi,” bebernya.

Menurut Hudan, platform digital dapat menjadi sarana untuk memperluas partisipasi pemuda dalam menyampaikan pandangan mengenai persoalan yang mereka anggap penting. Ia mencontohkan kegiatan Wiki Marathon yang membahas isu NIT di Singapura pada September 2026, yang memperoleh respons dari 2.093 akun.

Sementara itu, Kepala Dispora Kalsel, Pebriadin Hapiz, mengapresiasi pelaksanaan Aruh Pemuda 2026 sebagai bentuk kolaborasi yang membuka ruang bagi generasi muda untuk menyuarakan persoalan dan terlibat dalam pencarian solusi.

Ia menilai kegiatan tersebut turut mendukung peningkatan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP), khususnya dalam mendorong partisipasi dan kemampuan pemuda menyampaikan pendapat.

Pemerintah daerah berharap aspirasi yang terkumpul dapat berkembang menjadi gagasan dan aksi nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Untuk mendukung pengembangan kapasitas generasi muda, Pemprov Kalsel juga menjalankan berbagai program di bidang kewirausahaan, literasi digital, peningkatan keterampilan, serta pembinaan pemuda pelopor dan pemuda berprestasi.

“Melalui Aruh Pemuda 2026, diharapkan terbangun kolaborasi berkelanjutan antara komunitas, generasi muda, dan pemerintah dalam mengawal isu-isu strategis, memperkuat pelestarian kebudayaan lokal, serta mendorong lahirnya rekomendasi yang dapat menjadi masukan bagi kebijakan pembangunan kepemudaan di Kalimantan Selatan,” katanya.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Aruh Pemuda 2026 diharapkan menjadi awal dari proses partisipasi yang berkelanjutan, sehingga aspirasi generasi muda tidak hanya terdokumentasi, tetapi juga dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan dan pelaksanaan program pembangunan kepemudaan di Kalimantan Selatan.

Tinggalkan Balasan

Peringati Hari Stroke Sedunia, RSUD Ulin Ajak Masyarakat Lebih Peka terhadap Gejala Stroke