Kejurprov Gulat Kalsel November 2026, Atlet Terbaik Bisa Masuk Pembinaan Terpusat
Banua Tv,Banjarmasin – Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Gulat Kalimantan Selatan yang dijadwalkan berlangsung November 2026 tidak hanya akan menjadi arena perebutan prestasi. Pengurus Provinsi Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Kalsel menjadikannya sebagai salah satu pintu untuk menemukan bibit pegulat potensial dari 13 kabupaten/kota.


Ajang tersebut disiapkan sebagai bagian dari penguatan sistem pembinaan atlet secara berjenjang. Penampilan para pegulat dari setiap daerah nantinya juga menjadi bahan evaluasi untuk melihat perkembangan pembinaan di tingkat kabupaten/kota.
Ketua Pengprov PGSI Kalsel Hasnuryadi Sulaiman melalui Sekretaris Umum PGSI Kalsel Rijal Hamid mengatakan Kejurprov merupakan salah satu program kerja yang telah disusun bersama jajaran pelatih.
“Alhamdulillah, kami dari Pengurus Provinsi Gulat Kalimantan Selatan akan melaksanakan salah satu program yang sudah disusun oleh kepengurusan Gulat Kalsel bersama seluruh pelatih, salah satunya Kejurprov Gulat Kalimantan Selatan,” kata Rijal, Selasa (6/10/2026).
Sebelum pelaksanaan, PGSI Kalsel akan mematangkan persiapan melalui rapat bersama pengurus dan pelatih dari seluruh kabupaten/kota. Salah satu pembahasan yang akan dilakukan berkaitan dengan nomor pertandingan yang dipertandingkan.
Namun, target utama Kejurprov bukan hanya menghasilkan juara. PGSI Kalsel ingin menggunakan kompetisi tersebut untuk memetakan potensi atlet dari berbagai daerah sekaligus melihat sejauh mana hasil pembinaan yang telah berjalan.
“Tujuannya adalah untuk menjaring bibit-bibit atlet gulat dari 13 kabupaten/kota, meningkatkan kemampuan, meningkatkan kualitas dan juga prestasi atlet gulat di Kalimantan Selatan,” jelasnya.
Keterlibatan seluruh kabupaten/kota diharapkan membuat proses pencarian atlet tidak terpusat pada daerah tertentu. Atlet yang menunjukkan kemampuan menonjol akan memiliki peluang untuk masuk ke tahap pembinaan berikutnya.
Dengan demikian, Kejurprov menjadi salah satu momentum bagi PGSI Kalsel untuk memperluas basis pencarian atlet sekaligus menemukan talenta yang dapat diproyeksikan menghadapi kompetisi pada jenjang selanjutnya.
Hasil pertandingan juga akan menjadi bahan evaluasi terhadap pembinaan atlet gulat di masing-masing kabupaten/kota. Dari proses tersebut, PGSI Kalsel dapat melihat atlet yang memiliki potensi untuk mendapatkan pembinaan lebih lanjut.
“Menjadi sarana evaluasi bagi seluruh pembinaan atlet gulat di kabupaten/kota, dan juga menyeleksi atlet-atlet terbaik yang nantinya mungkin bisa latihan dipusatkan di Banjarmasin ataupun di Pengprov Kalimantan Selatan,” pungkas Rijal.
Dengan target tersebut, Kejurprov Gulat Kalsel November mendatang bukan sekadar agenda pertandingan tahunan. Ajang ini diposisikan sebagai bagian dari proses membangun regenerasi atlet sekaligus menyiapkan kekuatan baru gulat Kalimantan Selatan.


