Karhutla di Perbatasan Karang Intan-Sungai Landas Dipadamkan dalam 38 Menit
in , , ,

Karhutla di Perbatasan Karang Intan-Sungai Landas Dipadamkan dalam 38 Menit

Karhutla di Perbatasan Karang Intan-Sungai Landas Dipadamkan dalam 38 Menit

Banua Tv, Banjar – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di wilayah Kabupaten Banjar. Kali ini, api membakar dedaunan kering di kawasan perkebunan karet Desa Karang Intan yang berbatasan dengan Desa Sungai Landas, Kecamatan Karang Intan, Selasa (15/9/2026) sore.

~ Advertisements ~
~ Advertisements ~

Kebakaran diperkirakan melanda lahan seluas sekitar satu hektare. Meski dedaunan kering terbakar, pohon-pohon karet di lokasi tidak ikut terbakar.

Api mulai terlihat sekitar pukul 15.48 Wita. Relawan Aksi Karang Intan Aranio Tanggapp (RAKAT) bersama masyarakat sekitar langsung melakukan penanganan hingga api berhasil dipadamkan sekitar pukul 16.26 Wita.

Pemadaman dilakukan menggunakan jet shutter dan sprayer solo.

Relawan RAKAT, Azim, mengatakan timnya selama sekitar satu bulan terakhir aktif membantu penanganan karhutla di wilayah Karang Intan dan sekitarnya.

Aktivitas tersebut dilakukan seiring maraknya kejadian karhutla di wilayah tersebut.

“Tim RAKAT sudah bekerja kurang lebih sebulan terakhir, karena karhutla marak terjadi,” ujar Azim.

Menurut Azim, penanganan di lapangan masih menghadapi sejumlah kendala. Relawan di antaranya mengalami keterbatasan masker dan kacamata pelindung, sementara sumber air untuk pemadaman juga sulit ditemukan.

RAKAT hingga kini belum memiliki mobil tangki yang dapat digunakan untuk mendukung operasi pemadaman. Untuk memenuhi kebutuhan air, relawan mengandalkan tandon yang disuplai secara estafet menuju lokasi kebakaran.

Sebelumnya, penanganan karhutla di kawasan tersebut juga beberapa kali mendapat dukungan dari Dinas Lingkungan Hidup dan tangki air 7 Saudara.

Selain kendala peralatan dan sumber air, Azim mengungkapkan adanya dugaan bahwa sebagian kejadian karhutla di wilayah tersebut terjadi akibat pembakaran yang disengaja.

Namun, dugaan tersebut belum dapat dipastikan dan masih membutuhkan penyelidikan lebih lanjut.

“Dimungkinkan ada yang sengaja membakar. Kemarin sempat ada yang kepergok, tetapi langsung lari,” katanya.

Dugaan tersebut menjadi informasi dari relawan di lapangan dan belum menjadi kesimpulan mengenai penyebab kebakaran. Hingga berita ini ditulis, penyebab pasti karhutla di kawasan perkebunan karet Desa Karang Intan masih belum diketahui.

Karhutla yang terjadi pada Selasa sore tersebut berhasil dikendalikan dalam waktu sekitar 38 menit sejak api mulai terlihat.

Relawan RAKAT bersama masyarakat sekitar melakukan pemadaman hingga memastikan api tidak lagi menyala di lokasi. Penanganan juga dilakukan untuk mencegah api meluas ke area perkebunan karet.

Kejadian ini kembali menunjukkan pentingnya kesiapan relawan dan dukungan sarana pemadaman dalam menghadapi karhutla, terutama ketika sumber air sulit ditemukan dan kebutuhan perlindungan bagi petugas di lapangan masih terbatas.

Tinggalkan Balasan

Kompak di Jambore PKK Kalsel, TP PKK Banjar Raih Juara I Yel-Yel

DPRD KAPUAS DAN PEMKAB SEPAKATI KUA-PPAS PERUBAHAN 2026