Sekda Banjar: Jangan Ajak Warga Taat Pajak Jika ASN Belum Jadi Teladan
in , , ,

Sekda Banjar: Jangan Ajak Warga Taat Pajak Jika ASN Belum Jadi Teladan

Sekda Banjar: Jangan Ajak Warga Taat Pajak Jika ASN Belum Jadi Teladan

Banua Tv,Banjar – Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banjar diminta tidak hanya mengajak masyarakat patuh membayar pajak, tetapi terlebih dahulu memastikan kewajiban perpajakan pribadi maupun institusi telah dipenuhi.

~ Advertisements ~
~ Advertisements ~

Pesan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar H Yudi Andrea saat menjadi Pembina Apel Kerja Gabungan di halaman Kantor Bupati Banjar, Martapura, Senin (7/9/2026) pagi.

Yudi menegaskan, ASN memiliki tanggung jawab untuk menjadi contoh bagi masyarakat, termasuk dalam kepatuhan membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).

“Sebelum meminta masyarakat luas agar patuh dan tertib menunaikan pajak, pastikan terlebih dahulu diri, keluarga, dan institusi tempat kita bernaung telah memenuhi kewajiban tersebut. ASN mutlak wajib menjadi panutan,” tegasnya.

Menurut Yudi, kepatuhan ASN terhadap kewajiban pajak menjadi bagian dari upaya memperkuat kemandirian finansial daerah. Penerimaan PKB dinilai menjadi salah satu instrumen penting dalam mendukung Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Karena itu, ia meminta seluruh pimpinan perangkat daerah ikut memastikan kewajiban pajak kendaraan, baik kendaraan dinas maupun pribadi, dapat dipenuhi sekaligus terus menyosialisasikan pentingnya membayar pajak kepada masyarakat.

Pesan tersebut sekaligus menjadi bagian dari peluncuran “Gebyar Panutan Pajak Kendaraan Bermotor” di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banjar yang dilakukan setelah apel.

Program tersebut merupakan kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Banjar, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, Kepolisian, Samsat Martapura dan Jasa Raharja.

Melalui kegiatan itu, pemerintah mendorong agar pelayanan perpajakan kendaraan bermotor semakin mudah dijangkau masyarakat, dengan prosedur yang lebih ringkas, terbuka dan cepat.

“Saya tegaskan kepada seluruh pimpinan perangkat daerah agar terus menyosialisasikan pentingnya kewajiban membayar pajak. Pajak kita bayar, pembangunan kita rasakan. Taat pajak hari ini untuk Kabupaten Banjar yang lebih maju,” ucapnya.

Selain persoalan pajak, apel tersebut juga menjadi momentum bagi Pemkab Banjar untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia, khususnya di bidang kesehatan.

Pada kesempatan itu, Pemkab Banjar menyerahkan bantuan tugas belajar secara simbolis kepada dr Tia Ajarida Laily yang menempuh pendidikan dokter spesialis Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Lambung Mangkurat serta dr Muna yang menempuh pendidikan dokter spesialis Neurologi di fakultas yang sama.

“Pemberian bantuan tugas belajar ini adalah wujud nyata investasi daerah dalam meningkatkan kapasitas SDM. Saya berharap ilmu yang diperoleh dapat didedikasikan sepenuhnya untuk kemajuan layanan kesehatan di Kabupaten Banjar, sehingga masyarakat dapat terlayani lebih profesional tanpa harus selalu dirujuk ke luar daerah,” kata Yudi.

Ia juga mengingatkan bahwa apel gabungan bukan sekadar rutinitas aparatur, tetapi menjadi ruang konsolidasi untuk memperkuat komitmen pengabdian dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Sebagai abdi negara, kita memiliki tanggung jawab moral dan etos kerja profesional untuk terus berinovasi dan secara konsisten meningkatkan kualitas pelayanan publik di berbagai sektor kehidupan masyarakat secara nyata,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan penyerahan notice pajak/STNK secara simbolis oleh Sekda Banjar kepada Kepala Bapenda Provinsi Kalimantan Selatan sebagai penanda dimulainya Gebyar Panutan PKB di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banjar.

Tinggalkan Balasan

Usai Pilkades, 23 Pambakal Diminta Hapus Sekat Pendukung dan Rangkul Seluruh Warga

Data Warga Jadi Sorotan, Dukcapil Kalsel Perkuat Sistem Keamanan Informasi di Tapin