Doa dan Syukur Hari Jadi ke-76, Pemkab Banjar Gelar Salat Hajat di Al-Karomah
Banua Tv,Banjar – Peringatan Hari Jadi ke-76 Kabupaten Banjar tidak hanya menjadi momentum mengenang perjalanan pembangunan daerah, tetapi juga ruang untuk melakukan refleksi dan memperkuat rasa syukur.

Suasana tersebut terasa ketika Pemerintah Kabupaten Banjar menggelar Salat Hajat dan Ceramah Agama di Masjid Agung Al-Karomah Martapura, Rabu (12/8/2026) malam.
Jajaran pemerintah daerah bersama ulama dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) berkumpul untuk memanjatkan doa bagi keselamatan, keamanan, kedamaian dan keberkahan Kabupaten Banjar.

Salat Hajat diimami KH Hasanuddin bin KH Badruddin dan diikuti Bupati Banjar H Saidi Mansyur, Wakil Bupati Banjar Habib Idrus Al Habsyi, Sekretaris Daerah H Yudi Andrea, jajaran pejabat Pemkab Banjar, direktur Perumda, kepala bagian Setda serta seluruh camat.
Rangkaian ibadah dilanjutkan dengan pembacaan Surah Yasin, Selawat Kamilah dan tausiah. Dalam kesempatan tersebut, KH Hasanuddin mengingatkan bahwa berbagai kemudahan yang dirasakan masyarakat merupakan nikmat yang patut disyukuri dan dijaga.
Menurutnya, nikmat Allah SWT tidak sebatas kekayaan, jabatan maupun kedudukan. Kesehatan, keselamatan, keamanan, kedamaian dan kesejahteraan juga merupakan karunia yang harus dirawat bersama.
Keberadaan para alim ulama, guru agama, majelis taklim dan pondok pesantren juga dinilai menjadi bagian dari nikmat yang dimiliki Kabupaten Banjar, khususnya Martapura yang dikenal sebagai daerah religius.

“Ini merupakan nikmat yang besar buat kita. Kabupaten Banjar diberikan suasana yang tenang, tenteram, damai dan aman. Mudah-mudahan Allah menurunkan rahmat-Nya di tempat ini,” ujarnya.
KH Hasanuddin juga mengingatkan masyarakat agar tidak terlena ketika memperoleh berbagai kenikmatan. Ia menjelaskan mengenai istidraj, yakni kondisi ketika seseorang terus memperoleh kenikmatan meski tetap melakukan kemaksiatan dan menjauhi perintah Allah SWT.
“Pangkat dan jabatan bisa naik, kekayaan bisa hilang dalam sekejap mata. Hari ini kaya, besok bisa menjadi miskin. Hari ini berkuasa, besok bisa tidak berkuasa. Karena itu, kenikmatan yang diberikan Tuhan harus kita syukuri dan kita jaga,” katanya.
Pesan tersebut menjadi relevan dalam momentum Hari Jadi Kabupaten Banjar. Peringatan hari jadi tidak hanya dimaknai sebagai perayaan capaian pembangunan, tetapi juga sebagai kesempatan untuk mengevaluasi perjalanan daerah sekaligus memperbaiki diri.
KH Hasanuddin mengajak masyarakat memanfaatkan kesempatan hidup untuk bertaubat dan memperbaiki diri sebelum ajal datang. Ia juga mencontohkan kisah Fir’aun yang memperoleh kekuasaan dan kemewahan, tetapi justru semakin durhaka.
Di penghujung tausiah, ia mengajak seluruh masyarakat menjaga keamanan dan ketenteraman Kabupaten Banjar dengan memperkuat keimanan serta menjauhi perbuatan yang dapat menghilangkan nikmat Allah SWT.
“Mudah-mudahan Kabupaten Banjar diselamatkan oleh Allah SWT, dunia sampai akhirat. Mudah-mudahan kita mendapat syafaat Rasulullah SAW,” pungkasnya.

Sementara itu, Bupati Banjar H Saidi Mansyur memandang Salat Hajat sebagai momentum memperkuat kebersamaan antara pemerintah daerah, ulama, Forkopimda, instansi vertikal dan masyarakat.
“Alhamdulillah, rasa syukur dan rasa bahagia pada malam hari ini. Kita bersama para alim ulama, khususnya guru kita KH Hasanuddin yang memimpin Salat Hajat bersama Forkopimda, segenap instansi vertikal juga hadir, serta seluruh pegawai,” kata Saidi.
Ia berharap doa bersama tersebut menjadi penguat bagi jajaran pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan.
“Kekurangan-kekurangan yang ada tentunya menjadi tantangan ke depan. Mudah-mudahan melalui malam hari ini, di tempat yang sangat mulia ini, di Masjid Agung Al-Karomah, semua memiliki niat yang sama,” ujarnya.
Saidi menegaskan, momentum Hari Jadi ke-76 juga menjadi pengingat bagi pemerintah daerah untuk terus memperbaiki kualitas pelayanan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Khususnya kami sebagai pimpinan, ingin melakukan yang terbaik untuk masyarakat Kabupaten Banjar, baik dalam pelayanan maupun untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat ke depan,” katanya.
Dengan demikian, Salat Hajat di Masjid Agung Al-Karomah tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi ke-76 Kabupaten Banjar. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk menyatukan harapan antara pemerintah, ulama dan masyarakat agar pembangunan daerah berjalan seiring dengan penguatan kehidupan sosial dan keagamaan.


