Banjar Tetapkan Siaga Darurat Karhutla dan Kekeringan, 17 Kebakaran Terjadi Sejak Juni
in , , , ,

Banjar Tetapkan Siaga Darurat Karhutla dan Kekeringan, 17 Kebakaran Terjadi Sejak Juni

Banjar Tetapkan Siaga Darurat Karhutla dan Kekeringan, 17 Kebakaran Terjadi Sejak Juni

Banua Tv,Banjar – Pemerintah Kabupaten Banjar menetapkan status siaga darurat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta kekeringan mulai 15 Juli hingga 30 September 2026 sebagai langkah antisipasi menghadapi puncak musim kemarau yang diperkirakan terjadi pada September mendatang.

~ Advertisements ~

Penetapan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar, H. Yudi Andrea, saat memimpin Apel Hari Kesadaran Nasional di halaman Kantor Bupati Banjar, Senin (20/7/2026). Apel diikuti aparatur sipil negara (ASN) dengan petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sebagai pelaksana upacara.

Yudi mengatakan peningkatan potensi kebakaran hutan dan lahan menjadi perhatian serius pemerintah daerah karena sejak Juni hingga pertengahan Juli 2026 telah terjadi 17 kejadian kebakaran.

Menurutnya, luas lahan yang terdampak mencapai lebih dari 117 hektare, sementara 130 titik panas juga terpantau di sejumlah wilayah Kabupaten Banjar.

Status siaga darurat diberlakukan untuk memperkuat koordinasi lintas instansi sekaligus mempercepat langkah antisipasi dan penanganan apabila terjadi kebakaran maupun kekeringan selama musim kemarau.

Selain penyampaian kesiapsiagaan menghadapi Karhutla, pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan dividen Tahun Buku 2025 dari PT BPR Martapura Banjar Sejahtera kepada Pemerintah Kabupaten Banjar sebesar Rp906.850.852.

Pemerintah Kabupaten Banjar juga menerima bantuan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting berupa bantuan pembangunan jamban sehat senilai Rp7 juta sebagai bagian dari upaya mendukung peningkatan kesehatan masyarakat dan percepatan penurunan angka stunting di daerah.

Tinggalkan Balasan

Pemprov Kalsel Pastikan Bantuan Pasang Baru Listrik APBD 2026 Tepat Sasaran di Tanah Laut

Pemkab Banjar Gandeng ULM Selidiki Penyebab Pergerakan Tanah di Pingaran Ilir