Bappenas Dalami Praktik Konvergensi Penanganan Stunting di Kabupaten Banjar
Banua Tv,Banjar – Pemerintah Kabupaten Banjar menjadi salah satu daerah yang didalami pelaksanaan program percepatan penurunan stunting oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas RI. Pendalaman tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung implementasi strategi konvergensi yang dijalankan pemerintah daerah dalam menekan angka stunting.

Kunjungan Tim Bappenas berlangsung di Aula Barakat, Martapura, Rabu (15/7/2026), dan diterima langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar, H. Yudi Andrea. Selain menghimpun data dan informasi, tim juga menggali berbagai capaian, tantangan, hingga praktik baik yang telah diterapkan dalam pelaksanaan program penurunan stunting.
Sekda Banjar H. Yudi Andrea menyampaikan bahwa kunjungan tersebut menjadi kesempatan bagi pemerintah daerah untuk menyampaikan kondisi di lapangan sekaligus memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat.

“Ini menjadi momentum penting bagi kami untuk menyampaikan gambaran nyata di lapangan, berdiskusi mengenai berbagai hambatan yang dihadapi, serta memperkuat praktik-praktik baik yang selama ini telah kami upayakan,” ujarnya.
Menurut Yudi, penurunan stunting merupakan salah satu prioritas pembangunan daerah yang telah ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Banjar. Karena itu, berbagai program dilaksanakan melalui pendekatan konvergensi dengan melibatkan lintas sektor.
Ia menjelaskan bahwa keberhasilan penanganan stunting membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari perangkat daerah, pemerintah kecamatan dan desa, fasilitas pelayanan kesehatan, akademisi, hingga dunia usaha.
“Penanganan stunting tidak dapat dilakukan secara parsial. Karena itu kami mengedepankan pendekatan konvergensi agar seluruh pemangku kepentingan bergerak bersama dalam mencapai target penurunan stunting,” katanya.
Kegiatan tersebut juga dihadiri tim dari Kemendukbangga/BKKBN, Kementerian Kesehatan, Bappeda, Dinas Kesehatan, perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Selatan, para asisten, staf ahli, kepala SKPD terkait, para camat, Tim Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Banjar, serta sejumlah undangan.
Usai pemaparan, agenda dilanjutkan dengan diskusi dan sesi tanya jawab antara Tim Bappenas bersama seluruh peserta untuk memperdalam pelaksanaan program percepatan penurunan stunting di Kabupaten Banjar.


