25 Penyandang Disabilitas Dibekali Keterampilan untuk Hidup Mandiri Lewat Program PRSPD Kalsel
in , , ,

25 Penyandang Disabilitas Dibekali Keterampilan untuk Hidup Mandiri Lewat Program PRSPD Kalsel

25 Penyandang Disabilitas Dibekali Keterampilan untuk Hidup Mandiri Lewat Program PRSPD Kalsel

Banua Tv,Banjarbaru – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Sosial terus memperkuat upaya pemberdayaan penyandang disabilitas dengan membekali mereka berbagai keterampilan kerja melalui Program Panti Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas (PRSPD) Angkatan IX Tahun 2026 di PRSPD Iskaya Banaran.

~ Advertisements ~

Sebanyak 25 peserta dari 11 kabupaten/kota di Kalimantan Selatan akan mengikuti pembinaan selama enam bulan, mulai Juli hingga Desember 2026. Program ini tidak hanya berfokus pada pendampingan sosial, tetapi juga menyiapkan peserta agar mampu hidup lebih mandiri melalui pelatihan keterampilan yang dapat menjadi bekal bekerja maupun berwirausaha.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan, M. Farhanie, menegaskan bahwa penyandang disabilitas memiliki hak, martabat, dan kesempatan yang sama dalam berbagai aspek kehidupan.

“Program ini merupakan langkah nyata Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dalam memperkuat pelayanan sosial yang berorientasi pada pemberdayaan. Kami berharap para peserta memperoleh pendampingan, pelatihan, penguatan kapasitas, motivasi, serta dukungan untuk mengembangkan potensi sesuai kemampuan masing-masing,” ujar Farhanie.

Ia menambahkan, Pemprov Kalsel terus memperkuat layanan rehabilitasi sosial melalui peningkatan kualitas pembinaan, penguatan kapasitas keluarga, pengembangan keterampilan, pendampingan sosial, serta kolaborasi dengan berbagai pihak agar penyandang disabilitas memiliki kesempatan yang setara untuk berkembang.

Farhanie juga mengajak masyarakat mengubah cara pandang terhadap penyandang disabilitas dengan lebih mengedepankan potensi yang mereka miliki.

“Dengan dukungan yang tepat, penyandang disabilitas mampu berkarya, berprestasi, berwirausaha, bekerja secara profesional, bahkan menjadi inspirasi bagi banyak orang. Mari bersama-sama membangun Kalimantan Selatan yang semakin inklusif, ramah disabilitas, dan berkeadilan sosial,” katanya.

Sementara itu, Kepala PRSPD Iskaya Banaran, Gusti Muhammad Reza Pahlevi, menjelaskan peserta tahun ini terdiri atas 16 penyandang disabilitas sensorik rungu wicara, tujuh penyandang disabilitas intelektual, dan dua penyandang disabilitas mental.

Selama mengikuti program rehabilitasi, para peserta akan memperoleh pembinaan karakter, peningkatan kemampuan sosial, serta pelatihan di lima bidang keterampilan, yakni tata boga, tata busana, barbershop, komputer, dan servis motor.

Melalui pembekalan tersebut, peserta diharapkan memiliki kompetensi yang dapat dimanfaatkan untuk memasuki dunia kerja maupun membuka usaha secara mandiri setelah menyelesaikan program rehabilitasi.

Tinggalkan Balasan

Tugu Pal 0 Kilometer Bersiap Jadi Ruang Publik Baru, Nobar Piala Dunia Jadi Aktivasi Perdana

Dinkes Balangan Perluas Aksi Bergizi ke Madrasah, Perkuat Pencegahan Anemia Sejak Usia Remaja