Gubernur Muhidin Buka PKN II, Siapkan Pemimpin Birokrasi Masa Depan Kalsel
Banua Tv,Banjarbaru – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan kembali menggelar Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II sebagai upaya menyiapkan pemimpin birokrasi yang mampu menjawab tantangan pembangunan daerah yang semakin kompleks dan dinamis.

Pelatihan yang dibuka langsung oleh Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, di Aula BPSDMD Kalsel, Banjarbaru, Rabu (10/6/2026), menjadi momentum penting karena penyelenggaraannya kembali dilaksanakan setelah vakum selama empat tahun.
Sebanyak 60 pejabat struktural eselon II dari berbagai instansi pemerintah mengikuti program yang akan berlangsung hingga Oktober 2026 tersebut. Mereka dipersiapkan menjadi pemimpin yang tidak hanya memiliki kapasitas manajerial, tetapi juga mampu melahirkan inovasi dan perubahan nyata di lingkungan kerja masing-masing.
Dalam sambutannya, Gubernur Muhidin menegaskan bahwa birokrasi modern membutuhkan pemimpin yang adaptif dan responsif terhadap perkembangan zaman.
“Pelatihan ini berfokus pada ketahanan strategis, yaitu mengarahkan reformasi birokrasi untuk memperkuat sektor pangan, ketahanan bencana, energi dan pertumbuhan ekonomi,” ujar Muhidin.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah sangat bergantung pada kualitas kepemimpinan aparatur yang mampu menerjemahkan kebijakan menjadi program yang efektif dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Melalui PKN II, para peserta akan dibekali kemampuan kepemimpinan strategis yang mendukung pembangunan berkelanjutan melalui tata kelola pemerintahan yang lebih baik, khususnya pada sektor pangan, kebencanaan, energi, dan ekonomi.
Selain memperkuat kompetensi individu, pelatihan ini juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas kelembagaan pemerintahan serta mendorong lahirnya inovasi pelayanan publik yang lebih cepat, tepat, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Dengan penguatan kapasitas ASN melalui PKN II, Pemprov Kalsel optimistis dapat mencetak birokrat profesional yang mampu menjadi motor penggerak pembangunan daerah sekaligus menghadapi berbagai tantangan masa depan.


