ULM Perkuat Tata Kelola Kampus Lewat Sertifikasi Manajemen Risiko Berstandar ISO
in ,

ULM Perkuat Tata Kelola Kampus Lewat Sertifikasi Manajemen Risiko Berstandar ISO

ULM Perkuat Tata Kelola Kampus Lewat Sertifikasi Manajemen Risiko Berstandar ISO

Banua Tv,Banjarmasin – Universitas Lambung Mangkurat (ULM) terus memperkuat tata kelola kelembagaan dengan membangun sistem manajemen risiko yang lebih terstruktur. Langkah tersebut ditandai melalui pelaksanaan Pelatihan dan Sertifikasi Manajemen Risiko Skema Qualified Risk Management Professional (QRMP) Berbasis SNI ISO 31000 yang digelar di Ruang Wasaka 3 Rektorat ULM, Senin (8/6/2026).

~ Advertisements ~

Kegiatan yang bekerja sama dengan PT Esensi Komunikasi Semesta ini menjadi bagian dari strategi ULM dalam menyiapkan sumber daya manusia yang mampu mengidentifikasi, mengelola, dan memitigasi berbagai risiko organisasi secara profesional.

Pelatihan diikuti perwakilan fakultas, lembaga, Unit Pelaksana Akademik (UPA), hingga jajaran biro di lingkungan ULM. Para peserta mendapatkan pemahaman mengenai prinsip-prinsip manajemen risiko berdasarkan standar internasional SNI ISO 31000, mulai dari identifikasi risiko hingga penyusunan langkah mitigasi dan evaluasi.

Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Umum ULM, Dr. Ir. Arief Rahmad Maulana Akbar, M.Si., IPU, menegaskan bahwa penguatan manajemen risiko merupakan kebutuhan strategis bagi perguruan tinggi modern yang menghadapi tantangan organisasi semakin kompleks.

“LPMPP memiliki cakupan tugas yang sangat luas sehingga fungsi manajemen risiko dipandang perlu berdiri lebih fokus. Karena itu, sejak tahun 2026 ULM mulai memformalkan unit yang secara khusus menangani urusan manajemen risiko,” ujarnya.

Menurutnya, pembentukan unit khusus tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan kementerian agar setiap perguruan tinggi memiliki sistem pengelolaan risiko yang jelas dan berkelanjutan.

Selain memperkuat tata kelola kampus, keberadaan manajemen risiko juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas pengambilan keputusan, memperkuat akuntabilitas organisasi, serta menjaga ketahanan institusi dalam menghadapi berbagai dinamika dan perubahan di masa depan.

Melalui pelatihan dan sertifikasi ini, ULM menargetkan terciptanya budaya sadar risiko di seluruh unit kerja, sehingga setiap program dan kebijakan dapat dijalankan secara lebih efektif, terukur, dan berorientasi pada peningkatan kualitas layanan pendidikan tinggi.

Tinggalkan Balasan

Aksi Cepat Wali Kota Lisa Percepat Penanganan Genangan di Jalan Ahmad Yani

Indonesia Perkuat Perlindungan Awak Kapal Perikanan Lewat Ratifikasi Konvensi ILO 188