Pemerintah Bidik Sektor Kreatif Jadi Motor Baru Penciptaan Lapangan Kerja Nasional
in ,

Pemerintah Bidik Sektor Kreatif Jadi Motor Baru Penciptaan Lapangan Kerja Nasional

Pemerintah Bidik Sektor Kreatif Jadi Motor Baru Penciptaan Lapangan Kerja Nasional

Banua Tv,Jakarta – Pemerintah terus mendorong sektor ekonomi kreatif sebagai salah satu motor utama penciptaan lapangan kerja baru di Indonesia. Komitmen tersebut diperkuat melalui sinergi antara Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dan Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) yang fokus menyiapkan sumber daya manusia (SDM) kompeten sesuai kebutuhan industri kreatif masa depan.

~ Advertisements ~

Penguatan kolaborasi tersebut dibahas dalam pertemuan Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, dan Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, di Jakarta, Kamis (4/6/2026).

Salah satu fokus utama kerja sama adalah percepatan pelaksanaan Program Pelatihan Vokasi Nasional dan Program Magang Nasional (MagangHub) yang diharapkan mampu menciptakan tenaga kerja siap pakai sekaligus menjadi stimulus pertumbuhan ekonomi nasional.

Menaker Yassierli menilai ekonomi kreatif memiliki prospek yang sangat menjanjikan dalam menyerap tenaga kerja, terutama pada subsektor yang sedang berkembang pesat.

“Sektor ekonomi kreatif, khususnya pada subsektor prioritas seperti film, gim, dan aplikasi, memiliki potensi serapan tenaga kerja yang sangat besar,” tegas Yassierli.

Untuk mendukung kebutuhan industri tersebut, Kemnaker akan menyusun kurikulum pelatihan yang lebih spesifik sesuai kebutuhan 17 subsektor ekonomi kreatif, sekaligus memperluas program peningkatan keterampilan bagi pekerja yang ingin beradaptasi dengan perubahan pasar kerja.

“Kami juga akan mendorong program reskilling bagi pekerja ekonomi kreatif, termasuk mereka yang terdampak Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), melalui pemanfaatan program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP). Selain itu, kami menyiapkan pelaku usaha ekonomi kreatif dan alumni perguruan tinggi untuk bergabung dalam program magang nasional,” tambah Yassierli.

Selain penguatan kompetensi, pemerintah juga berupaya meningkatkan daya saing talenta kreatif melalui percepatan penyusunan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) serta perluasan sertifikasi profesi yang diakui secara nasional maupun internasional.

Sementara itu, Menekraf Teuku Riefky Harsya menegaskan bahwa kerja sama kedua kementerian akan difokuskan terlebih dahulu pada subsektor yang memiliki peluang pertumbuhan tinggi seperti animasi, film, fesyen, dan kecerdasan buatan (AI).

“Kita matangkan dan fokus pada sektor animasi, film, fesyen, dan AI. Setelah itu, kita akan melakukan survei bersama para pemangku kepentingan, terutama BLK yang memiliki spesialisasi di bidang fesyen,” ujarnya.

Melalui kolaborasi ini, pemerintah berharap sektor ekonomi kreatif tidak hanya menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi, tetapi juga mampu menjadi sumber lapangan kerja berkelanjutan bagi generasi muda Indonesia di masa depan.

Tinggalkan Balasan

Lima Inovasi Digital Kesbangpol Balangan Permudah Pelayanan Masyarakat

Kolaborasi 350 Personel Gabungan Wujudkan Sungai Martapura Lebih Bersih dan Lestari