Pendidikan Jadi Pilar Utama Tingkatkan Kualitas Keluarga di Kabupaten Banjar
Banua Tv,Banjar – Tim Penggerak PKK Kabupaten Banjar menempatkan sektor pendidikan sebagai prioritas utama dalam upaya meningkatkan kualitas keluarga dan memperkuat ketahanan sosial masyarakat. Komitmen tersebut ditegaskan saat pelaksanaan penilaian peningkatan kualitas keluarga daerah di Desa Astambul Seberang, Kecamatan Astambul.

Ketua TP PKK Banjar, Hj Nurgita Tiyas, menilai pendidikan memiliki peran strategis dalam menentukan masa depan keluarga sekaligus menjadi solusi berbagai persoalan sosial yang masih dihadapi masyarakat.
“Pendidikan adalah gerbang atau gerbang perubahan peradaban untuk membawa nasib dan ikhtiar kita ke arah yang lebih baik. Di era 2026 ini, kesetaraan akses pendidikan antara anak laki-laki dan perempuan harus menjadi perhatian bersama karena pendidikan adalah hak mutlak setiap warga negara,” jelasnya.
Menurut Nurgita, pembinaan yang dilakukan TP PKK bersama Organisasi Perangkat Daerah tidak hanya berfokus pada pendidikan, tetapi juga mencakup kebersihan lingkungan, penataan pekarangan, pemanfaatan Kebun PKK, tertib administrasi, serta penguatan ekonomi keluarga.

“Pemerintah daerah menegaskan bahwa pelatihan ini bukan sekadar kompetisi untuk meraih kemenangan, melainkan sebuah ikhtiar mendasar untuk memenuhi hak-hak masyarakat dan meningkatkan taraf hidup mereka,” ujarnya.
Ia menambahkan, peningkatan kualitas keluarga melalui pendidikan diyakini mampu memberikan dampak luas terhadap berbagai persoalan sosial, mulai dari menurunkan angka pernikahan dini, mengurangi risiko perceraian, hingga mendukung percepatan pencegahan stunting.
Sementara itu, Kepala Dinsos P3AP2KB Banjar, Erny Wahdini, memastikan program yang telah dijalankan akan terus dipantau melalui monitoring dan evaluasi secara berkala agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.
“Segala kekurangan yang ditemukan selama proses evaluasi tersebut nantinya akan dibenahi secara bertahap demi tercapainya ketahanan keluarga yang mandiri,” tambahnya.
Di sisi lain, Pambakal Desa Astambul Seberang, Sahruji, berharap bimbingan dari tim penilai dapat menjadi masukan berharga untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dari aspek kesehatan, ekonomi, maupun pendidikan.


