Kalsel Surplus Hewan Kurban, Pengawasan PMK Diperketat Jelang Iduladha
in , ,

Kalsel Surplus Hewan Kurban, Pengawasan PMK Diperketat Jelang Iduladha

Kalsel Surplus Hewan Kurban, Pengawasan PMK Diperketat Jelang Iduladha

Banua Tv,Banjarmasin – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan memastikan ketersediaan hewan kurban menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.

~ Advertisements ~

Melalui Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalimantan Selatan, pengawasan kesehatan hewan kurban terus diperketat untuk memastikan seluruh hewan yang beredar bebas dari penyakit strategis, termasuk Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Kepala Disbunnak Kalsel, Suparmi, menyampaikan hal tersebut usai penyerahan Bantuan Kemasyarakatan Presiden Republik Indonesia berupa sapi kurban di Masjid Raya Sabilal Muhtadin.

Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Muhidin didampingi Hasnuryadi Sulaiman.

“Hari ini kita bersama-sama telah menyaksikan penyerahan bantuan kemasyarakatan berupa sapi kurban dari Bapak Presiden Republik Indonesia. Alhamdulillah pelaksanaan berjalan lancar dan sukses. Sapi yang diserahkan memiliki bobot lebih dari satu ton, berjenis limosin dan berasal dari peternak asal Kota Banjarbaru,” ujar Suparmi.

Ia menjelaskan, Kalimantan Selatan menerima 15 ekor sapi bantuan Presiden yang disalurkan ke seluruh kabupaten dan kota sesuai kebutuhan daerah penerima.

Selain distribusi bantuan, Disbunnak Kalsel juga memastikan stok hewan kurban dalam kondisi surplus. Berdasarkan data sementara, tersedia lebih dari 23 ribu ekor sapi, sementara kebutuhan masyarakat diperkirakan sekitar 17 ribu ekor.

“Alhamdulillah, ketersediaan hewan kurban di Kalimantan Selatan mencukupi. Kami menyiapkan lebih dari 23 ribu ekor sapi dengan perkiraan kebutuhan sekitar 17 ribu ekor. Ini menunjukkan antusiasme masyarakat untuk berkurban juga terus meningkat,” ujar Suparmi.

Menurutnya, pemeriksaan kesehatan hewan kurban telah dilakukan secara intensif sejak beberapa bulan terakhir dan diperkuat selama Mei 2026.

“Pengawalan dan pemeriksaan kesehatan hewan kurban sudah kami lakukan sejak beberapa bulan lalu dan semakin intensif selama bulan Mei. Status penyakit mulut dan kuku (PMK) di Kalimantan Selatan saat ini terkendali. Insyaallah hewan kurban aman dan bebas dari penyakit hewan strategis,” tegasnya.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan bersama tim pengawasan hewan kurban juga akan terus melakukan pemantauan hingga proses penyembelihan untuk memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah kurban dengan aman dan nyaman.

Tinggalkan Balasan

Antisipasi Karhutla, BPBD Banjarbaru Pastikan Kesiapan Personel di Lapangan

Sapi Kurban Presiden Seberat 1 Ton Lebih Hadirkan Semangat Berbagi di Kalsel