Siswa sebagai Agen Perubahan Lewat Pembelajaran Lapangan
in , ,

Siswa sebagai Agen Perubahan Lewat Pembelajaran Lapangan

Siswa sebagai Agen Perubahan Lewat Pembelajaran Lapangan
Banua Tv,Banjarbaru – Upaya menanamkan kepedulian lingkungan tidak lagi sebatas teori di kelas. SMPN 1 Banjarbaru mendorong siswa menjadi agen perubahan melalui aksi nyata di lapangan, salah satunya dengan kegiatan bersih-bersih lingkungan yang digelar pada Senin (04/05/2026).
Kegiatan ini melibatkan para siswa bersama guru pendamping dengan menyasar sejumlah titik, termasuk bantaran Sungai Kemuning sebagai lokasi utama pembelajaran kontekstual.
Program tersebut merupakan bagian dari kegiatan kokurikuler yang dirancang untuk memperkuat pemahaman siswa terhadap materi pembelajaran sekaligus membangun karakter. Kegiatan dilaksanakan secara bertahap selama lima hari, mulai dari lingkungan kelas, area sekolah, hingga lingkungan masyarakat.
Pembina Kesiswaan SMPN 1 Banjarbaru, Andina Mega Siwi, mengatakan kegiatan ini bertujuan agar siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu melihat langsung kondisi lingkungan di sekitarnya.
“Kami berharap melalui kegiatan ini, siswa dapat menumbuhkan karakter peduli terhadap lingkungan dan alam sekitarnya,” ujarnya.


Menurutnya, bantaran Sungai Kemuning dipilih sebagai lokasi karena memberikan pengalaman nyata terkait pentingnya menjaga ekosistem dan dampak perilaku manusia terhadap lingkungan.
“Segala sesuatu yang dibuang sembarangan akan kembali kepada kita dalam bentuk yang berbeda, seperti kerusakan lingkungan, banjir, dan berbagai dampak negatif lainnya,” jelasnya.
Melalui observasi langsung, siswa diajak mengidentifikasi permasalahan lingkungan sekaligus memahami dampak jangka panjang yang dapat terjadi jika tidak ditangani dengan baik.
Sebagai bentuk penguatan, siswa juga ditugaskan membuat video edukatif tentang pelestarian lingkungan yang diharapkan mampu menjadi media kampanye sederhana bagi masyarakat.
“Harapannya, setelah kegiatan ini, siswa tidak hanya memahami pentingnya menjaga lingkungan, tetapi juga memiliki kebiasaan untuk terus melakukannya dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, sekolah akan menggelar pemilihan duta lingkungan serta pameran karya daur ulang siswa, sebagai bentuk apresiasi sekaligus penguatan budaya peduli lingkungan di kalangan pelajar.

~ Advertisements ~

Tinggalkan Balasan

Transformasi Pendidikan Digital dan Lingkungan Sekolah Aman di Banjarbaru