Demokrasi Desa Menguat, Pilkades Serentak Banjar Hadir dengan Aturan Baru
Banua Tv,Banjarbaru — Gelaran Pemilihan Pambakal Serentak 2026 di Kabupaten Banjar tak sekadar agenda rutin, tetapi menjadi momentum penguatan demokrasi di tingkat desa dengan sejumlah pembaruan aturan.

Peluncuran resmi tahapan pemilihan dilakukan oleh Wakil Bupati Banjar, Habib Idrus Al Habsyi, di Hotel Roditha Banjarbaru, Kamis (30/04/2026). Tahun ini, pemilihan akan digelar serentak pada 22 Juli 2026 di 20 desa yang tersebar di 11 kecamatan.
Habib Idrus menegaskan bahwa pelaksanaan Pilkades tetap mengacu pada regulasi yang berlaku, termasuk melibatkan unsur Forkopimda untuk menjamin kelancaran proses.
“Pelaksanaan ini juga mengacu pada regulasi yang berlaku, di mana unsur Forkopimda turut berperan guna memastikan seluruh tahapan berjalan aman, tertib dan lancar,” ujar Habib Idrus.
Ia menekankan bahwa pemilihan pambakal merupakan cerminan demokrasi di tingkat akar rumput, sehingga diharapkan mampu melahirkan pemimpin desa yang berkualitas dan berintegritas.
Sejumlah perubahan mekanisme juga mewarnai pelaksanaan tahun ini. Kepala Dinas PMD Kabupaten Banjar, M Hafidz Anshari, mengungkapkan adanya penyesuaian aturan pasca terbitnya Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2026.

“Beberapa perubahan di antaranya adalah kini calon tunggal sudah dapat diakomodir. Selain itu, perangkat desa atau anggota BPD yang mencalonkan diri sebagai pambakal wajib mengundurkan diri dari jabatannya,” jelas Hafidz.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Banjar, Yudi Andrea, menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor serta netralitas ASN dalam menyukseskan Pilkades.
“kami akan menyinkronkan koordinasi antar-stakeholder, khususnya dalam hal keamanan dan kelancaran pelaksanaan. ASN juga diharapkan tetap netral dan mendukung agar pilkades berjalan aman dan lancar,” ujar Yudi.
Tahapan penting lainnya, seperti pendaftaran calon pambakal, dijadwalkan berlangsung pada 16–24 Mei 2026. Proses pendataan pemilih juga akan diperketat dengan melibatkan panitia desa dan RT untuk memastikan seluruh warga terakomodasi.
Dengan berbagai pembaruan ini, Pilkades Serentak Banjar 2026 diharapkan tidak hanya berjalan lancar, tetapi juga semakin transparan dan inklusif bagi seluruh masyarakat desa.


