Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Selatan kembali menggelar pelatihan kepemimpinan pemuda tahun 2026 di Banjarmasin
in , ,

Pelatihan Kepemimpinan Pemuda Kalsel Diserbu Pendaftar, Kuota Zona Kedua Langsung Penuh

Pelatihan Kepemimpinan Pemuda Kalsel Diserbu Pendaftar, Kuota Zona Kedua Langsung Penuh

~ Advertisements ~

Pelatihan kepemimpinan pemuda zona kedua kembali digelar sebagai bagian dari rangkaian program yang dirancang menjangkau seluruh 13 kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan secara bertahap.

Sebanyak 45 peserta mengikuti kegiatan ini, masing-masing terdiri dari 15 orang perwakilan Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar, dan Kabupaten Barito Kuala. Peserta berusia 16 hingga 30 tahun dan berasal dari organisasi kepemudaan yang memiliki nomor anggota resmi.

Kepala Dispora Kalsel Pebriadin Hapiz melalui Kepala Bidang Pengembangan Pemuda, Rika Ayu Zainab, menyampaikan bahwa minat pemuda terhadap program ini cukup tinggi.

“Kita bahkan overload. Setiap kabupaten kota hanya bisa mengirim 15 orang, tapi pendaftar jauh melebihi itu. Akhirnya kita kualifikasi kembali berdasarkan usia dan keanggotaan organisasi kepemudaan,” kata Rika.

Materi pelatihan disusun dengan menghadirkan berbagai narasumber, di antaranya praktisi wetland, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) untuk sesi dinamika kelompok, serta praktisi media dari Radar Banjarmasin.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program berjenjang yang dibagi dalam beberapa zona. Zona pertama telah dilaksanakan sebelumnya untuk Kota Banjarmasin dan Banjarbaru dengan jumlah peserta 50 orang. Selanjutnya, pelatihan akan dilanjutkan ke wilayah Pelaihari, Tanah Bumbu, dan Kotabaru, kemudian ke wilayah Hulu Sungai yang terbagi dalam dua zona, yakni Tanjung, Balangan, dan Hulu Sungai Utara, serta Kandangan dan Barabai.

“Jadi semua 13 kabupaten kota akan terjangkau secara merata, rata-rata 15 orang per kabupaten kota. Ini khusus untuk kepemimpinan pemuda,” jelas Rika.

Ia menambahkan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari proses pembinaan kepemimpinan bagi generasi muda.

“Harapannya generasi muda bisa meneruskan tongkat kepemimpinan yang sudah ada menjadi lebih baik lagi. Karena pemuda adalah cikal bakal pemimpin untuk generasi ini. Kami hanya memberikan pembekalan agar mereka lebih kompeten, namun seiring waktu mereka harus terus aktif di organisasi masyarakat maupun mahasiswa agar benar-benar siap tampil sebagai pemimpin,” pungkas Rika.

 

 

Tinggalkan Balasan

Panen Padi Biofortifikasi di Banjar Capai 7,92 Ton per Hektare, Dorong Gizi dan Ketahanan Pangan

Pemprov Kalsel Sinkronkan Program JKN dengan BPJS Pusat, Target UHC Terus Dikejar