NPCI Kalsel Perkuat Pembinaan Atlet Disabilitas Lewat Mess Mandiri Berbasis Swadaya

Banua Tv, Banjarbaru – National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kalimantan Selatan menunjukkan langkah konkret dalam memperkuat sistem pembinaan atlet disabilitas melalui penyediaan sarana pendukung latihan yang dibangun secara mandiri.
Tanpa mengandalkan bantuan pihak luar, NPCI Kalsel berhasil menghadirkan Rumah Singgah Atlet yang kini difungsikan sebagai mess sekaligus pusat pemusatan latihan provinsi.
Fasilitas yang berlokasi di Jalan Guntung Harapan, Kompleks Griya Utama Trikora Blok B 15 tersebut diresmikan langsung oleh Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman, Kamis (29/1/2026) sore.
Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan peninjauan langsung fasilitas, didampingi Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kalimantan Selatan, Pebriadin Hapiz.
Bangunan dua lantai ini dilengkapi dengan 11 kamar tidur berpendingin ruangan, fasilitas tempat tidur, serta akses WiFi.
Ke depan, rumah singgah tersebut akan dimanfaatkan sebagai mess atlet sekaligus lokasi pemusatan latihan provinsi bagi sejumlah cabang olahraga di bawah naungan NPCI Kalsel.
Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman mengapresiasi langkah mandiri NPCI Kalsel yang dinilai tidak hanya berdampak pada peningkatan prestasi olahraga, tetapi juga mencerminkan nilai kebersamaan dan persatuan yang kuat.
“Selain berprestasi, kawan-kawan dari NPCI Kalsel ini juga menunjukkan soliditasnya. Terbukti tanpa dibantu siapa pun bisa mendirikan rumah singgah atau mess atlet. Mungkin ini satu-satunya di Indonesia, karena mereka menggunakan dana swadaya dari urunan mereka,” kata Hasnuryadi.
Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan siap memberikan dukungan berkelanjutan terhadap pengembangan olahraga prestasi, khususnya bagi atlet disabilitas.
“Kami dari Pemprov Kalsel sangat mengapresiasi dan bangga, serta akan berusaha untuk membersamai dan mendukung rekan-rekan NPCI Kalsel di dunia olahraga,” tegasnya.
Hasnuryadi juga menilai olahraga memiliki peran strategis sebagai sarana pemersatu sekaligus media untuk mengharumkan nama daerah dan bangsa di tingkat internasional.
“Sejatinya olahraga mempersatukan kita, serta mengharumkan tidak hanya banua, tapi bangsa Indonesia di level internasional,” ucapnya.
Ia berharap keberadaan rumah singgah atlet ini dapat menjadi inspirasi bagi banyak pihak. “Semoga ini bisa menjadi inspirasi bagi kita semua, karena dengan persatuan kita bisa melakukan hal yang luar biasa,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua NPCI Kalimantan Selatan, Sumansyah menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan oleh Wakil Gubernur Kalimantan Selatan kepada para atlet disabilitas.
“Terima kasih kepada Wakil Gubernur Kalsel Pak Hasnuryadi yang sudah berkenan meresmikan rumah singgah untuk atlet dan menyapa langsung mereka. Ini membuat atlet-atlet bertambah semangat,” katanya.
Ia menjelaskan, rumah singgah tersebut akan difungsikan sebagai tempat istirahat bagi atlet dari sejumlah cabang olahraga yang sedang mengikuti pemusatan latihan provinsi.
“Nanti ini sebagai tempat istirahat untuk beberapa cabor yang atletnya mengikuti pelatprov,” jelasnya.
Dengan fasilitas yang memadai, Sumansyah berharap atlet dapat lebih fokus dalam menjalani program latihan dan persiapan menghadapi berbagai kejuaraan.
“Atlet tidak perlu khawatir lagi, semua fasilitas lengkap. Tinggal fokus latihan untuk prestasi,” ujarnya.
Lebih lanjut, Sumansyah menegaskan bahwa pembangunan rumah singgah atlet tersebut sepenuhnya merupakan hasil swadaya keluarga besar NPCI Kalimantan Selatan.
“Pembangunan ini murni hasil dari swadaya atlet, pelatih, dan asisten pelatih yang memiliki loyalitas tinggi kepada NPCI Kalsel,” pungkasnya.


